,
Jakarta
–
Pulau Sentinel Utara
Berada di perairan Teluk Benggala, pulau ini terselubung oleh hutan lebat yang luas dalam kepulauname=Andaman dan Nicobar, India. Pulau tersebut dikenal mistis karena tak ada izin untuk wisatawan berkunjung. Meskipun demikian, belakangan ini seorang pelancong asal Amerika Serikat diamankan otoritas setelah diyakini telah mendekati serta bertemu warga lokal.
Turis yang bernama Mykhailo Viktorovych Polyakov diduga telah merekam perjalanannya selama mengunjungi tempat tersebut secara singkat menggunakan kamera GoPro. Dia juga diketahui meninggalkan satu kaleng Coca-Cola dan sebuah kelapa di pinggiran pulau pada tanggal 29 Maret 2025. Lelaki berumur 24 tahun ini pun mencoba untuk mendapatkan respons melalui cara memblow pialunya atau biasa dikenal sebagai peluit.
Nelayan tersebut saat dalam perjalanan pulang menuju kepulauan terdekat mendapati Polyakov kemudian melapor pada polisi. Sebagai akibat dari pelaporan ini, aparat penegak hukum mengambil alih kapalnya yang biasa dipergunakan untuk melakukan perjalanan ke kepulaun tersebut serta menyerahkan handphone dan kamernya sebagai bukti. Berdasarkan informasi awal hasil penyelidikan sementara oleh pihak berwajib, ditemukan fakta jika individu tersebut telah mempersiapkan dirinya dengan matang untuk melakukan ekspedisi di Pulau Sentinel Utara cukup lama lamanya waktu, dan motif utamanya adalah rasa cintanya akan pengalaman baru dan tantangan.
Tindakan Polyakov menuai kritikan pedas dari Survival International, lembaga yang berfokus pada perlindungan hak masyarakat Adat. Organisasi tersebut menganggap bahwa perilaku ini bukan saja merugikan pihak tertentu namun juga mencemarkan keselamatan serta keberlangsungan hidup suku-suku terpencil. Apalagi, komunitas-komunitas ini sangat rawan terhadap penyakit-penyakit baru dari dunia luar.
Pulau Sentinel Utara merupakan rumah bagi suku Sentinel.
Pulau Sentinel Utara adalah habitat untuk
Suku Sentinel
Satu-satunya suku yang masih terpencil di dunia ini mendapat perlindungan penuh dari pihak pemerintah India melalui peraturan tegas bagi para wisatawan asing untuk menjauhi wilayah tersebut. Sejarah mencatat bahwa sedikit sekali orang yang berhasil kembali setelah berkunjung ke sana, kecuali beberapa ilmuwan India pada awal dekade ’90-an yang meraih nasib baik.
Diperkirakan jumlah warga yang menetap di pulau tersebut tidak mencapai 500 jiwa, sebagaimana dikutip dari sumber tersebut.
Times of India
Mereka menjalani kehidupan tanpa memahami bagaimana tampilan dunia di luar pulau tempat tinggal mereka. Oleh karena itu, untuk suku Sentinel, pulau tersebut merupakan seluruh alam semesta mereka.
Suku Sentinel sudah tinggal secara total terpisah dari dunia luar kira-kira 60 ribu tahun lamanya. Karena alasan ini, mereka cukup rawan terhadap berbagai penyakit seperti influenza atau measles yang biasa tidak ditemui di sana. Contohnya pada peristiwa ekpedisi asal Inggris tahun 1880; warga pulau yang ditawan menjadi sakit dan meninggal di Port Blair. Ini membuktikan dampak merusak akibat interaksi dengan orang-orang dari tempat lain.
Pengunjung yang sakit flu berpotensi menyebabkan epidemi dan membahayakan keberlangsungan suku tersebut. Oleh karena itu, dilarang keras agar melindungi pulau ini dari kedatangan orang asing. Hal ini tertulis jelas di dalam Regulasi Pelindungan bagi Suku Asli.
Kepulauan Andaman dan Nicobar
Tahun 1956. Dalam aturan tersebut, mereka menekankan pemeliharaan keberlangsungan hidup dengan mengendalikan jarak minimal lima mil antara penduduk lokal dan lautan kepada siapa pun yang bukan warga setempat.
Suku Sentinel berupaya melawan pendatang tidak diinginkan dengan cara yang sangat keras. Menggunakan senjata seperti busur, anak panah, serta tombak, mereka akan menyerang kapal-kapal, helikopter, bahkan individu-individu yang mencoba menyusup ke pesisir mereka. Pada tahun 2006, dua nelayan tewas karena kapalkapalnyalah yang tanpa sengaja mendekati wilayah mereka. Kemudian pada tahun 2018, seorang misionaris dari Amerika Serikat bernama John Allen Chau meninggal dunia setelah ia secara ilegally berusaha menjalankan misinya dalam penyebaran agama.
TIMES OF INDIA | USA TODAY
![Attachment for [QUIZ] Temukan Jati Diri Anda: Pilih Bolu Panggang atau Bolu Kukus untuk Ketahui Negara yang Sesuai dengan Karakter Anda!](https://travel.pasarmodern.com/wp-content/uploads/2025/04/AA1DGtmC-200x135.jpg)



