7 Gunung di Indonesia yang Jadi Favorit Pendaki Asing

Posted on



PasarModern.com


,


Jakarta


– Di mata wisatawan asing, Indonesia menarik karena wisata alamnya yang memesona. Selain pantai,
gunung
-gunung yang tersebar di berbagai penjuru Tanah Air juga menjadi daya tarik bagi turis asing.

Berikut enam gunung yang populer di kalangan para pendaki dan wisatawan asing di Indonesia.

1. Gunung Rinjani

Dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl), Rinjani merupakan salah satu gunung tertinggi di Indonesia. Gunung yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini merupakan bagian dari Taman Nasional
Gunung Rinjani
dan menjadi tujuan favorit bagi para pendaki dan pecinta alam.

Pemandangannya yang menakjubkan dan keanekaragaman hayati yang melimpah menjadi daya tarik utama gunung ini.

Pesona gunung ini menarik banyak wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Sepanjang 2024,

sebanyak 93.796 wisatawan yang mendaki Gunung Rinjani, terdiri dari wisatawan mancanegara sebanyak 47.716 orang dan wisatawan Nusantara sebanyak 46.126 orang. Sedangkan wisatawan yang melakukan aktivitas non-pendakian sebanyak 95.295 orang. Terdiri dari 73 wisatawan mancanegara dan 95.222 wisatawan nusantara.

2. Gunung Ijen

Kawah Ijen
di Gunung Ijen menjadi salah satu destinasi paling menarik bagi wisatawan asing di Banyuwangi, Jawa Timur. Hal membuat pengunjung asing penasaran adalah api birunya

dari gas belerang yang keluar dari kawah dan bersentuhan dengan udara. Wisatawan biasanya mendaki malam hari untuk bisa menikmati pemandangan unik ini di tengah malam.

Berdasarkan data Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BB KSDA) Jawa Timur, kunjungan ke Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen oleh wisatawan mancanegara mencapai 27.478 orang, sementara wisatawan mancanegara mencapai 89.675 orang (sampai dengan pertengahan desember 2024).

3. Puncak Carstenz


Puncak Carstenz
atau Puncak Jaya di


Pegunungan Jayawijaya,

Papua

, menjadi salah satu incaran banyak pendaki asing karena merupakan satu dari Seven Summits dunia. Puncak bersalju dengan ketinggian 4.884 mdpl ini


dikenal memiliki medan cukup sulit sehingga hanya bisa dicapai oleh pendaki profesional. Maret lalu, dua pendaki senior, Elsa Laksono dan Lilie Wijayati, tewas ketika mendaki puncak Cartensz akibat hipotermia saat perjalanan turun.

4. Gunung Bromo


Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 mdpl menarik banyak wisatawan karena pemandangan


lanskap Laut Pasir Tengger dan matahari terbit atau


sunrise


dari puncak Gunung Penanjakan. Gunung yang berada di Jawa Timur, tepatnya di Kota Probolinggo, Malang dan Lumajang, itu juga menarik karena budayanya. Suku Tengger, yang mendiami wilayah sekitar Gunung Bromo, memiliki tradisi unik, salah satunya Upacara Yadnya Kasada, yang merupakan persembahan kepada Sang Hyang Widhi dan leluhur, yang berlangsung setiap bulan ke-12 dalam kalender Tengger.


Gunung Bromo berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Balai Besar TNBTS mencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2024 sebanyak 485.677 orang, terdiri dari


465.751 wisatawan nusantara dan 19.926 wisatawan mancanegara.


5. Gunung Semeru


Gunung yang juga berada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu juga diminati banyak pendaki lokal maupun mancanegara. Namun, pendakian ke gunung setinggi 3.676 mdpl ini semakin sulit karena sering ditutup akibat aktivitas vulkanik dan cuaca ekstrrem. Gunung ini dibuka kembali pada Desember 2024, setelah ditutup selama lima tahun. Namun, pendakian ke


Gunung Semeru kembali ditutup sejak awal 2025 karena cuaca ekstrem dan peningkatan aktivitas vulkanik.

6. Gunung Prau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *