,
Yogyakarta
– PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyiapkan satu
kereta
api tambahan sebagai langkah antisipatif terhadap tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dan libur sekolah. Tahun baru Islam jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025, sedangkan liburan sekolah mulai pertengan Juni hingga Juli.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa penyediaan
kereta api
tambahan merupakan komitmen KAI Daop 6 Yogyakarta dalam memberikan pelayanan prima, khususnya pada masa-masa
peak season.
“Penambahan perjalanan ini kami lakukan untuk memberikan alternatif jadwal dan kapasitas tambahan bagi pelanggan, mengingat permintaan tiket selama libur cukup tinggi,” kata dia, Ahad, 22 Juni 2025.
Jadwal Kereta Tambahan
Feni mengatakan, satu kereta api (KA) tambahan tersebut yaitu KA Tambahan YK – GMR (7037/7038a) dengan 8 kereta Kelas Eksekutif New Image dalam 1 rangkaian serta memiliki kapasitas total 400 tempat duduk.
Kereta tambahan tersebut dijalankan pada tanggal 19, 20, 21, 22, 26, 27, 28, 29 Juni 2025 dan 3, 4, 5, 6, 10, 11, 12, 13, dan 14 Juli 2025. KA Tambahan YK – GMR relasi Stasiun Yogyakarta – Gambir berangkat pukul 18.20 WIB.
KAI
Daop 6 mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari dan segera melakukan pemesanan tiket yang telah dibuka sejak H-45 sebelum keberangkatan. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan adanya KA Tambahan pada momen liburan ini sebaik mungkin. Dengan sistem pemesanan yang mudah dan fleksibel melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat memilih jadwal, kelas, dan jenis kereta sesuai preferensi masing-masing sebelum tiket habis,” kata Feni.
Lonjakan Penumpang selama Libur
Ia menambahkan, KAI Daop 6
Yogyakarta
mencatat adanya lonjakan volume penumpang KA Jarak Jauh memasuki masa liburan sekolah. Lonjakan volume penumpang terlihat pada Jumat (20/6) yang mencatat volume sebanyak 48.051 penumpang, terdiri dari 21.812 penumpang naik atau berangkat dan 26.239 penumpang turun atau datang di stasiun-stasiun wilayah Daop 6.
Kemudian pada Sabtu (21/6) dan Minggu (22/6), berdasarkan pantauan data, volume penumpang diprediksi masih cukup tinggi. Volume keberangkatan pada Sabtu (21/6) sebanyak 20.848 penumpang dan Minggu (22/6) 22.904 penumpang. Sedangkan untuk kedatangan pada Sabtu (21/6) sebanyak 21.375 penumpang dan Minggu (22/6) sebanyak 17.537 penumpang. Angka ini masih dinamis karena pemesanan tiket terus berjalan hingga KA terakhir.
Feni mengatakan jumlah tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan volume kedatangan dan keberangkatan pada Jumat biasanya yakni rata-rata 15 ribuan.
Liburan dengan Kereta Api
Menurutnya, selain untuk keperluan mudik dan kunjungan keluarga, peningkatan volume juga didorong oleh banyaknya yang datang ke wilayah Yogyakarta dan sekitarnya menggunakan kereta api untuk tujuan wisata.
“Daerah-daerah di area KAI Daop 6 Yogyakarta seperti Yogyakarta, Klaten, dan Solo menjadi destinasi favorit wisatawan. Wilayah ini kaya akan berbagai destinasi, mulai dari wisata budaya seperti Keraton Yogyakarta, Candi Prambanan, hingga wisata edukatif dan alam seperti Taman Pintar, Umbul Ponggok, Grojogan Sewu, dan kawasan heritage di Solo,” ujar Feni.
Ia melanjutkan KAI Daop 6 Yogyakarta menetapkan periode masa angkutan libur sekolah yaitu 20 Juni hingga 11 Juli 2025. Selama periode tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta telah mempersiapkan angkutan kereta api yang andal, aman, dan nyaman demi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan.
Wilayah kerja KAI Daop 6 Yogyakarta yang meliputi Yogyakarta, Kulonprogo, Klaten, Solo, hingga Wonogiri, dikenal sebagai jalur strategis dan identik dengan berbagai destinasi unggulan.
Pilihan Editor:
Preman Kaya dari Yogyakarta
