Setelah mengunjungi lebih dari 120 negara, saya masih percaya bahwa perjalanan adalah salah satu cara paling nyata untuk memahami dunia. Pada tahun 2026, ini adalah destinasi yang paling saya rekomendasikan: tempat-tempat di mana alam, budaya, dan pengalaman yang mengubah benar-benar dirasakan.
10. Indonesia (Kalimantan, Flores, Lombok dan Kepulauan Gili)
Indonesia lebih dari sekadar Bali; ini adalah salah satu negara paling komprehensif di dunia.
Mulailah hari dengan lebih cerdas. Dapatkan semua berita yang Anda butuhkan di kotak masuk Anda setiap pagi.
Di Borneo, melihat orang utan di habitat alaminya mengingatkan Anda pada pentingnya konservasi yang sebenarnya. Di Flores, gunung berapi aktif, desa tradisional, dan laut berwarna biru yang tidak wajar menciptakan perjalanan budaya dan alam yang unik. Semakin ke barat, Lombok menawarkan gunung berapi seperti Rinjani, budaya Sasak, air terjun spektakuler, serta pantai yang tenang tanpa pengaruh pariwisata massal Bali. Dan di dekatnya, Kepulauan Gili (terutama Gili Air dan Gili Meno) adalah surga dengan air biru toska, penyu laut, dan suasana santai yang hampir tidak lagi ada di Asia Tenggara.
- Apa yang dilihat: Tanjung Puting, Kelimutu, Komodo, Rinjani, Tiu Kelep, Sendang Gile, Gili Air dan Gili Meno.
- Musim terbaik: Mei hingga Oktober untuk Lombok dan Gili; Juni hingga September untuk Borneo dan Flores.
Anda harus pergi karena ini menggabungkan konservasi, budaya hidup, gunung berapi, pantai yang menenangkan, dan beberapa pengalaman paling istimewa di dunia.
9. Afrika Selatan (Rute Kebun Anggur, Karoo dan Kalahari)
Afrika Selatan jauh lebih dari Taman Nasional Kruger.
Rute yang berbeda dimulai dari Cape Town, menjelajahi kebun anggur Stellenbosch dan Franschhoek, kemudian melanjutkan ke Samara dan Great Karoo, di mana konservasi dilakukan secara serius dan transformatif. Dari sana, Anda dapat terbang ke Kimberley dan menuju ke Kalahari, di mana taman nasional seperti Tswalu menawarkan safari yang dalam, intim, dan berkelanjutan. Inisiatif sepertiBekerja Dengan Satwa Liarberoperasi di wilayah tersebut, yang mendukung pelestarian komunitas dan spesies.
- Apa yang dilihat: Samara, Taman Nasional Karoo, Kebun Anggur Cape dan Kalahari.
- Musim terbaik: Mei hingga September.
Anda harus pergi karena Afrika Selatan adalah sebuah alam semesta lengkap dari kuliner, gurun, pegunungan, dan konservasi nyata.
8. Fiji
Fijiadalah budaya, keramahan, dan alam murni. Di desa-desa pedalaman, ritual kava dialami, sebuah upacara yang menghubungkan dengan akar-akar Fijian.
- Apa yang dilihat: Yasawa, Viti Levu dan Monuriki.
- Musim terbaik: Mei hingga Oktober.
Anda harus pergi karena menggabungkan pantai yang sempurna dengan budaya yang sangat otentik.
7. Pulau Paskah, Chili
Rapa Nui adalah salah satu tempat paling misterius di dunia. Moainya, sejarahnya, dan kesendiriannya membuatnya menjadi pengalaman spiritual dan budaya yang mendalam. Setiap Februari, Tapati diperingati, sebuah festival leluhur di mana pulau ini membangkitkan kembali tradisinya dengan kompetisi, tarian, seni, dan perayaan unik.
- Yang harus dilihat: Ahu Tongariki, Rano Raraku, Anakena, Orongo dan Tapati.
- Musim terbaik: Februari untuk festival, atau April hingga Desember untuk cuaca yang stabil.
Anda harus pergi karena tidak ada tempat di dunia dengan identitas budaya yang begitu kuat dan warisan arkeologi yang begitu mengesankan.
6. Georgia
Georgia menggabungkan sejarah, alam pegunungan, dan kuliner yang mengejutkan siapa pun.
- Apa yang dilihat: Tbilisi, Stepantsminda, Ushguli, dan Kakheti.
- Musim terbaik: Mei hingga Oktober.
Anda harus pergi karena menawarkan esensi Kaukasus dengan identitas dan harga yang terjangkau.
5. Dolomit, Italia
Salah satu wilayah paling indah di dunia.
- Yang harus dilihat: Tre Cime di Lavaredo, Danau Lago di Braies, Gunung Seceda dan Alpe di Siusi.
- Musim terbaik: Juni hingga September.
Anda sebaiknya pergi karena pemandangan yang spektakuler, desa-desa alpine, dan rute ikonik.
4. Madeira, Portugal
Madeira akan mengalami tahun sejarah dengan dibukanya kembali jalur PR1 (Pico do Areeiro ke Pico Ruivo) pada April 2026, salah satu rute paling menakjubkan di Eropa.
- Apa yang dilihat: Jalur pendakian PR1 Vereda do Areeiro yang direnovasi, puncak Pico Ruivo, tebing Cabo Girão, levadas dan carreiros tradisional.
- Musim terbaik: April hingga Oktober.
Anda harus pergi karena pegunungannya, budayanya, alam yang eksuberan, dan gastronomi yang spektakuler.
3. Rwanda
Rwanda adalah contoh global dari konservasi.
- Yang dilihat: Taman Nasional Gunung Berapi, Taman Nasional Akagera — di mana spesies seperti singa telah direhabilitasi — dan Pusat Budaya Niyo di Kigali.
- Musim terbaik: Juni hingga September.
Kamu harus pergi karena ini adalah perjalanan yang mengubah hidup dan secara langsung mendukung komunitas setempat.
2. Slovenia
Slovenia adalah permata yang tenang dari Pegunungan Alpen.
- Apa yang dilihat: Danau Bled, Lembah Soča, Taman Nasional Triglav, Ljubljana dan Postojna.
- Musim terbaik: Mei hingga September.
Anda harus pergi karena menawarkan alam Eropa kelas atas tanpa kerumunan.
1. Puerto Rico
Puerto Ricosedang mengalami kebangkitan budaya yang unik. Di luar San Juan, chinchorreo di tengah pulau merupakan pengalaman budaya yang sejati.
- Apa yang dilihat: El Yunque, Culebra, Ponce, Ruta del Café dan bagian barat.
- Musim terbaik: Desember hingga Mei.
Anda harus pergi karena itu adalah rasa, identitas, dan energi yang dimiliki seniman sepertiBad Bunnytelah membawa ke dunia.
Wilson “Wil” Santiago Burgos adalah pendiri dariMochileando.com, salah satu platform perjalanan terbesar di Puerto Rico dan pasar Amerika Latin di AS.
Artikel ini pertama kali muncul di USA TODAY:Saya telah mengunjungi 120 negara. Ini adalah tempat terbaik untuk dikunjungi pada tahun 2026.
