Tanaman Herbal untuk Mengatasi Mabuk Perjalanan

Posted on

Mabuk Perjalanan: Solusi Alami dengan Jahe

Mabuk perjalanan bisa terjadi pada siapa saja, terutama ketika berada di dalam kendaraan yang bergerak secara intens. Hal ini bisa disebabkan oleh ombak besar, jalanan yang berkelok-kelok dan menanjak, atau pesawat yang mengalami turbulensi. Menurut informasi dari situs kesehatan pemerintah Amerika Serikat, MedlinePlus, sekitar 1 dari 3 orang memiliki risiko tinggi mengalami mabuk perjalanan. Namun, kondisi ini bisa dicegah dengan cara sederhana tanpa memerlukan resep dokter.

Salah satu solusi alami yang efektif adalah jahe. Pakar perjalanan James Steele dari Go2Africa menjelaskan bahwa jahe telah digunakan selama berabad-abad untuk meredakan mual. “Penelitian menunjukkan bahwa jahe membantu melancarkan pencernaan, menenangkan saluran pencernaan, dan mengurangi mual dengan menghentikan perkembangan disritmia lambung, yaitu pola aktivitas listrik abnormal di lambung,” ujarnya.

Dukungan Ilmiah Jahe

Dukungan ilmiah untuk penggunaan jahe juga diberikan oleh dokter keluarga bersertifikat, Uma Darji. Ia menyatakan bahwa jahe memiliki banyak bukti ilmiah yang mendukung manfaatnya dalam mengurangi mual. “Baik berupa teh jahe, kunyahan, atau kapsul, jahe sering saya rekomendasikan sebagai pengobatan andalan, terutama bagi pasien yang ingin menghindari obat-obatan,” kata dia.

Banyak penelitian telah membuktikan keampuhan jahe dalam mengurangi mabuk perjalanan. Salah satunya adalah evaluasi klinis tahun 2020 yang diterbitkan dalam jurnal Current Therapeutic Research. Penelitian ini melibatkan 184 peserta dewasa dengan riwayat mabuk perjalanan yang melakukan empat perjalanan. Mereka melakukan perjalanan pertama tanpa bantuan apa pun, sedangkan tiga perjalanan berikutnya mereka mengonsumsi satu tablet jahe 15 menit sebelum perjalanan. Setelahnya, peserta mengisi Kuesioner Penilaian Mabuk Perjalanan (MSAQ). Hasilnya menunjukkan penurunan signifikan dalam skor MSAQ, dari rata-rata 40 menjadi 25 setelah mengonsumsi jahe. Meski demikian, beberapa peserta melaporkan gangguan pencernaan dan sendawa, yang mungkin berkaitan dengan konsumsi jahe.

Cara Mengonsumsi Jahe yang Efektif

Untuk memaksimalkan manfaat jahe, Steele menyarankan para pelancong untuk minum teh jahe sekitar 30 hingga 60 menit sebelum berangkat. Ini memberi waktu tubuh untuk menyerap senyawa aktif sebelum perjalanan dimulai. Selain itu, bawalah beberapa permen jahe selama perjalanan agar tetap nyaman. Pastikan permen tersebut mengandung ekstrak jahe asli atau jahe kristal, bukan hanya perasa jahe.

Selain jahe, ada beberapa bahan alami lain yang dipercaya dapat membantu mengurangi mabuk perjalanan. Menurut Steele, makan apel hijau juga bisa bermanfaat karena rasanya yang asam membantu memproduksi air liur. Apel sering dikonsumsi oleh penumpang kapal pesiar dan pekerja kapal pesiar. Aroma lemon juga bisa mengelabui otak untuk mengurangi gejala mabuk perjalanan.

Tips Tambahan untuk Mengurangi Mabuk Perjalanan

Beberapa tips tambahan juga bisa diterapkan untuk mengurangi mabuk perjalanan. Contohnya, hindari membaca buku atau menonton layar saat berada di dalam kendaraan. Fokuslah pada pandangan depan dan hindari gerakan kepala yang berlebihan. Jika memungkinkan, duduk di bagian depan kendaraan atau di area yang stabil. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik dan hindari menghirup aroma yang kuat atau tidak nyaman.

Jika gejala mabuk perjalanan terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tapi untuk kebanyakan orang, penggunaan jahe dan bahan alami lainnya bisa menjadi solusi yang efektif dan aman.