.CO.ID – JAKARTA.
Kapal pesiar petualangan berukuran besar, Scenic Eclipse II, dengan panjang mencapai 168 meter dan diproduksi di Rijeka, Kroasia, telah bersandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar pada hari Selasa (08/04). Sebelumnya, kapal ini sempat mengunjungi Palopo, Sulawesi Selatan.
Kehadiran kapal ini merupakan elemen dalam deretan perjalanan tur mewah yang mengunjungi tempat-tempat indah di wilayah Asia Tenggara.
Kapal pesiar yang mengangkut 177 turis asal Australia, Austria, Kanada, Jerman, Jepang, China, Malaysia, Polandia, dan Swiss ini tiba di Pelabuhan Makassar pada jam 06:00 WITA lalu meninggalkannya lagi menuju Sandakan, Malaysia pada pukul 17:00 WITA.
“Kedatangan kapal pesiar ini adalah momen yang signifikan untuk Pelindo dan menandakan hal baik bagi perkembangan industri pelayaran serta wisata di Makassar,” ungkap Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Aziz.
“Sangat kami sambut dengan hangat kehadiran kapal pesiar ini. Ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Makassar kian diandalkan sebagai salah satu tempat singgah untuk kapal-kapal turwis internasional. Kami tetap berkomitmen dalam mengoptimalkan pelayanan serta fasilitas guna menciptakan pengalaman terbaik bagi para pelancong,” imbuhnya.
Saat berada di Makassar, pengunjung akan mengeksplor beberapa tempat populer seperti Leang-Leang di Bantimurung, Maros, dan menjelajahi kota untuk mencapai lokasi-lokasi wisata lainnya. Keberadaan mereka juga membawa manfaat ekonomi kepada pedagang Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), pemandu wisata, dan industri angkutan setempat.
Setelah berhenti sejenak di Makassar untuk beberapa jam, kapal Scenic Eclipse II akan diluncurkan kembali menuju Sandakan, Malaysia. Ini adalah bagian dari jalur istimewa yang mengungkap pesona budaya dan kecantikan alam Asia Tenggara.
Pelindo bertindak sebagai manajer pelabuhan dengan selalu menegaskan komitmennya untuk membantu pemerintah dalam mengokohkan sektor pariwisata maritim di tanah air lewat peningkatan sarana pelabuhan yang handal, terjamin keamanannya, serta nyaman bagi para tamu.
Melalui kedatangan ini, Pelabuhan Makassar mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pintu masuk utama untuk pariwisata laut di wilayah Timur Indonesia (WTI).
