5 Destinasi Wisata Bojonegoro Paling Ngehits untuk Liburan Bersama Keluarga

Posted on


PIKIRAN RAKYAT

– Destinasi pariwisata di Bojonegoro menyajikan pesona alam yang luar biasa dan ideal bagi Anda yang ingin merelaksasikan diri. Sejumlah lokasi wisata di sana memiliki harga tiket masuk terjangkau serta hemat di dompet.

Jadi Sobat PR dapat mengundang keluarga atau teman untuk menjelajahi destinasi wisata di Bojonegoro tanpa khawatir kehabisan uang. Sobat PR juga bisa menetapkan anggaran khusus untuk membeli buah tangan atau barang-barang unik lainnya.

Tempat wisata di Bojonegoro sangat terjangkau secara lokasinya, berdekatan dengan pusat kota. Pengunjung dapat memilih untuk menggunakan transportasi pribadi guna mencapai destinasi wisata tersebut di Bojonegoro.

Berikut adalah beberapa saran lokasi wisata di Bojonegoro yang jarang dikunjungi tapi masih terletak dekat pusat kota, serta bisa dicapai dengan mudah menggunakan mobil atau motor sendiri:

Kayangan Api

Api Kayangan, yang berada di Dusun Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menawarkan pesona tersendiri serta nuansa misterius yang membedakannya dari tempat wisata alam lainnya. Yang menjadi ciri khas dan simbol utama adalah sumbersinar yang diyakininya sudah berkobar-kobar semenjak masa Kesultanan Majapahit.

Pembangkitan api ini disebabkan oleh percikan gas alam yang muncul dari dalam bumi. Menyaksikan nyalaapi yang tak berhenti-hentinya adalah suatu hal yang jarang terjadi dan sangat mempesona. Harga tiket masuk ke Kayangan Api cuma Rp7.500 untuk setiap orang.

Air Terjun Kedung Maor

Kedung Maor, suatu air terjun yang timbul dari arus Kali Soko dan banjir Waduk Pacal, berada di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Lokasi ini bukan saja mempersembahkan pesona air terjunnya, namun juga mengandung fosil jejak yang membuat tempat ini dinobatkana sebagai situs dengan nilai warisan geologi tingkat tinggi oleh para ahli geopark internasional.

Nama “Kedung Maor” diperoleh dari suara derum air yang mirip dengan raungan hewan liar, oleh karena itu warga lokal telah memanggilnya seperti itu selama bertahun-tahun. Terletak kurang lebih 35 kilometer dari tengah kota, saat ini Kedung Maor sudah jadi salah satu tempat wisata alam favorit berkat keindahan alamnya tersebut. Akses masuk ke lokasi ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Negeri Atas Angin

Atas Angin, suatu tujuan wisata yang letaknya sekitar 50 kilometer dari kota utama Bojonegoro, secara spesifik ditempatkan di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Provinsi Jawa Timur, telah menjadi favorit bagi para pengunjung karena pemandangan alami Bojonegoro yang memukau. Masyarakat lokal mengisahkan bahwa Bukit Cinta dahulunya adalah lokasi pertemuan antara Dewi Sekar Sari dan Raden Atas Aji, pasangan kekasih yang bersua selagi mereka mencoba kabur sewaktu peristiwa konflik dalam era Kesultanan Mataram serta Kadipaten Pajang.

Cerita mengatakan bahwa kedua tokoh tersebut menetap di Atas Angin sampai hari terakhir mereka. Negara Atas Angin hanya berharga Rp5.000 per orang saja.

Waduk Pacal

Terletak jauh dari keriuhan kota, Waduk Pacal menyajikan keheningan dan kedamaian. Bunyi gemericik air serta angin lembut menghasilkan suasana yang membumi, ideal bagi mereka yang ingin merilekskan diri.

Waduk Pacal merupakan destinasi idela bagi para pecinta memancing. Kondisi air yang tenang disana menghidupkan beragam spesies ikan air tawar, memberikan kesempatan pada aktivitas penuh kegembiraan serta potensial untuk meraih hasil panen yang melimpah. Terdapat juga zona terpilih khusus untuk aktifitas memancing di sekitar pinggiran waduk tersebut.

Waduk Pacal terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang. Harga tiket masuk untuk Waduk Pacal adalah sebesar Rp5.000 tiap orang.

Agrowisata Kebun Belimbing Ngringinrejo

Agrowisata Kebun Belimbing, yang letaknya di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, sudah berkembang dari sebuah kebun belimbing milik perorangan menjadi destinasi wisata pertanian populer di Jawa Timur.

Pada awal tahun 1984, area tersebut dimulai sebagai tanaman kelapa mungil milik penduduk lokal dan berfungsi sebagai pemasukan pokok mereka. Sejalan dengan kemajuan industri pariwisata, tempat ini pun berkembang pesat. Setelah dikelola secara sistematis oleh BUMDes atau Badan Usaha Milik Desa, kawasan itu akhirnya diresmikan sebagai destinasi wisata petani pada tahun 2011. Biaya untuk memasuki lokasi hanyalah sebesar Rp6.000 tiap individu.

Jadi terdapat berbagai destinasi pariwisata menarik yang harus dikunjungi di Bojonegoro, surga alam ideal bagi mereka yang mencari penyembuhan. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *