Cara Cerdas Jemaah Haji 2025 Gunakan Taksi Online di Arab Saudi: Rangkul Istri, Hindari Kebiasaan Buruk Biaya Tinggi

Posted on



Inilah langkah-langkah untuk menggunakan layanan taksi online di Makkah, Arab Saudi pada tahun Haji 2025 supaya tidak perlu membayar terlalu tinggi.

Untuk para jamaah haji serta umrah yang bakal berkunjung ke Mekkah, terutamanya wanita, harap waspada.

Hal tersebut disampaikan oleh TKI dan juga Youtuber dari Arab Saudi, Alman Mulyana bersama kawannya bernama Irlan.

Ia menyampaikan langkah-langkah untuk mengambil taksi dengan aman supaya tidak ada kejadian yang tidak diharapkan.

Sebagaimana dilansir oleh Bangkapos.com dalam video di kanal YouTube Alman Mulyana.

“Teman-teman semua cara naik taksi yang baik dan benar,” kata Alman dalam video tersebut.

“Saya bersama dengan Kang Irlan menyarankan agar seluruh jemaah haji dan umrah tetap waspada saat berada di tanah suci Mekkah dan Madinah,” tambahnya.

Alman menyebutkan bahwa jika ingin menggunakan taksi berkeliling, sebaiknya pria yang naik terlebih dahulu dan wanitalah yang keluar terakhir.

“Jangan sampai istriku naik terakhir,” ujar Alman.

Jemaah haji wanita sebaiknya tidak pernah berada sendiri, selalu ada pria bersama mereka.

Selanjutnya, temannya yang bernama Irlan menegaskan bahwa saat menggunakan taksi di kota Makkah, sebaiknya tanyakan harga terlebih dahulu.

“Walaupun perjalanannya dekat namun berkeliling-keliling dan meminta biaya tinggi,” jelas Irlan.

“Khususnya wanita harus waspada. Bukan berarti kita menganggap bahwa Makkah adalah kota yang tidak aman, melainkan kita selalu siap untuk hal-hal tak terduga,” jelas Alman Mulyana.

Dia mengatakan bahwa sopir taksi di sana bukan hanya satu negara tetapi dari berbagai negara.

Sebagai contoh dari Mesir, Pakistan, Sri Lanka, dan Bangladesh.

“Oleh karena itu, kami menyarankan agar jangan sekali-kali menggunakan taksi ilegal atau tak terdaftar,” ujar Alman kembali.

Di samping itu, untuk wanita tertentu, jika ada orang Arab, entah dari mana pun mereka berasal, saat ditawari naik taksi jangan terlalu tersenyum lebar dan tidak berdaya.

“Perempuan harus tegas ketika menawar bahkan menaiki taksi,” ucapnya.

Pada waktu tersebut, Alman Mulyana dan Irlan juga menunjukkan taksi yang berlisensi dan yang tidak berlisensi.

“Jika taksi resmi memiliki tulisan ‘taksi’ di atasan, maka yang gelap tersebut tidak ada dan menggunakan kendaraan pribadi,” terang Alman.


(*/
)


Baca berita
TRIBUN MEDAN
lainnya di
Google News


Lihat pula berita atau detail tambahan di
Facebook
,
Instagram
,
Twitter



dan
WA Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *