,
Jakarta
–
Inggris
Melarang wisatawan dari Eropa, serta penduduk setempat yang tiba dari benua itu, untuk memboyong daging atau produk susu ke wilayahnya. Pembatasan singkat ini akan efektif sejak tanggal 12 April 2025 dengan tujuan menghambat kemungkinan penyebaran virus penyakit kuku dan mulut di Eropa.
Wisatawan
yang berasal dari negara-negara di Uni Eropa atau anggota EFTA (
Eropa Bebas Perdagangan Asosiasi yang terdiri dari Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein, tidak masuk dalam daftar tersebut.
Mengangkut daging sapi, domba, babi, atau kambing serta produk susunya ke Inggris untuk penggunaan pribadi.
Larangan
yang meliputi sandwich, keju, daging olahan, serta daging segar.
Produk yang dikemas maupun dibungkus, serta yang sudah dibeli dari toko bebas bea, dilarang.
Para pengunjung yang memiliki benda-benda tersebut wajib mengumpulkannya ketika melewati proses pemeriksaan di perbatasan, atau benda itu akan ditahan dan dimusnahkan. Mereka bahkan bisa terkena denda mencapai 500 pound sterling atau kira-kira setara dengan Rp 113 juta jika sampai masuk dalam kasus yang sangat serius.
Meski demikian, ada sejumlah pengecualian. Ketentuan ini hanya diberlakukan untuk para tamu yang sampai di Britania Raya, bukan di Irlandia Utara, Jersey, Guernsey, ataupun Pulau Man. Tambahan lagi, pelancong boleh mengimpor susu formula bayi, obat-obatan medis serta beberapa produk lainnya seperti permen, coklat, roti, kudapan, biskuit, dan juga pasta dengan batasan tertentu.
Cemas tentang penyakit kaki dan mulut
Penyakit kaki dan mulut sangat mudah menyebar dan bisa menghasilkan dampak yang mematikan pada ternak berkuku terbelah seperti sapi, domb, serta babi.
Wabah penyakit tersebut tidak membawa ancaman kesehatan pada manusia, dan daging serta susu hewan yang terserang diyakini aman untuk dimakan.
Inggris sekarang belum terkena penyakit kaki dan mulut, jadi langkah itu diharapkan bisa menghentikan masuknya penyakit tersebut dari negara-negara Eropa.
Pihak berwenang di Inggris pun sudah mengeluarkan larangan tersebut.
mengimpor ternak sapi, domba, jenis hewan ruminansia lainnya, daging babi, serta produk susu dari negara-negara seperti Jerman, Hongaria, Slowakia, dan Austria.
daging
Dan susu pribadi digunakan untuk menghentikan penyebaran penyakit serta menjaga keamanan pangan di Inggris,” katanya, sebagaimana dikutip dari
Euronews
.




