Banyak orang Inggris berkhayal untuk meninggalkan kehidupan yang penuh tekanan dan pindah ke tempat yang jauh, di mana terdapat sinar matahari tak pernah habis dan masalah sehari-hari dari pekerjaan kantoran semakin lama semakin terlupakan.
Diperkirakan 5,5 hingga 6 juta warga Britania tinggal di luar negeri secara permanen, dengan destinasi populer termasuk Australia, Amerika Serikat,Kanada,SpanyoldanSelandia Baru.
Seringkali, orang Inggris pindah untuk kualitas hidup yang lebih baik, didorong oleh tingginya biaya hidup di Inggrisbiaya hidup, upah yang stagnan, keinginan untuk keseimbangan kerja-hidup yang lebih baik dan cuaca yang lebih hangat.
Sekitar delapan persen pensiunan Inggris saat ini tinggal di luar negeri, sering kali pindah untuk gaya hidup yang lebih nyaman di mana pendapatan mereka bisa mencukupi lebih lama.
Tetapi tinggal di seberang dunia datang dengan kompromi, seperti kehilangan teman dan keluarga, hambatan bahasa, dan tentu saja, tidak adanya persediaan Yorkshire Tea.
Ini datang setelah perusahaan asuransi kesehatan internasional William Russell mengungkapkan kejutan budaya terbesar yang dialami warga Inggris yang tinggal di luar negeri dan bagaimana hal itu bervariasi dari negara ke negara.
Dari makanan yang tidak biasa hingga cuaca, lanjutkan membaca untuk mengetahui perbedaan budaya mana yang berada di puncak daftar.
Australia

Australia adalah destinasi yang paling populer bagi orang Inggris yang ingin pindah ke negara lain.
Namun, salah satu kejutan budaya yang paling signifikan yang ditemukan orang di sana terkait dengan makanan.
Meskipun Tim Tams, kue biscuit Anzac, dan roti fairy sangat disukai, daging burung kangguru dan emu bisa menjadi tantangan bagi orang Inggris untuk menerima.
Daging kangguru dapat digunakan sebagai pengganti daging sapi dalam berbagai resep, seperti taco, burger, sosis atau sebagai steak.
Hewan ini, yang jumlahnya mencapai puluhan juta di negara tersebut, telah menjadi sumber makanan bagi penduduk asli Australia selama lebih dari 40.000 tahun.
Ketidaknyamanan lainnya adalah keanekaragaman hayati. Australia memiliki keanekaragaman hayati yang besar dan banyak makhluk yang bisa berbahaya bagi manusia, termasuk laba-laba pelompat hitam, hiu putih besar, dan buaya air asin.
Spanyol
Spanyol lebih dekat dari Australia dan menjadi pilihan menarik bagi para ekspatriat karena iklim, infrastruktur, dan gaya hidup yang santai.
Namun, gaya hidup Spanyol masih menimbulkan kejutan budaya bagi orang-orang, terutama kecenderungan mereka untuk makan terlambat di siang hari dan menutup bisnis mereka pada siang hari.
Di Spanyol, biasa untuk makan siang sekitar pukul 14.00-15.00 dan duduk untuk makan malam sekitar pukul 21.00-22.00.
Bukan budaya ‘ambil dan pergi’ makan siang di Inggris, makanan merupakan pengalaman sosial yang sentral, sering kali dengan hidangan berbagai kursus dan tapas.
Siesta (istirahat siang) adalah tradisi yang dihargai untuk beristirahat, terutama di daerah yang lebih panas atau pada hari libur, meskipun kurang umum di kota-kota.
Interaksi sosial juga dapat mengejutkan orang-orang Inggris yang lebih tertutup, terutama dalam menyambut seseorang dengan ciuman dan bersikap ramai di tempat umum.
Kanada
Ada banyak alasan untuk pindah ke Kanada, seperti pemandangan yang menakjubkan, sifat ramah penduduknya, dan kota-kota metropolitan yang modern.
Tetapi satu hal yang sering membuat orang enggan adalah biaya hidup yang tinggi di sana, khususnya pajak yang tidak termasuk dalam harga.
Ketidaknyamanan budaya lainnya adalah seberapa ekstrem iklimnya. Suhu terendah yang pernah dicatat adalah -63C, dan suhu tertinggi yang pernah dicatat adalah 49,6C.
Namun, di Kanada, rata-rata hujan tujuh hari dalam sebulan, sepanjang tahun, yang lebih sedikit dibandingkan 13 hari rata-rata di Inggris.
Amerika Serikat
Salah satu kejutan terbesar bagi mereka yang pindah ke Amerika adalah terkait makanan, dengan berbagai macam produk yang tersedia di supermarket dan restoran yang mengejutkan para pendatang.
Porsi yang jauh lebih besar bisa menjadi kejutan budaya, terutama bagi mereka yang memiliki selera makan yang lebih kecil.
Ketidaksesuaian budaya lainnya termasuk iklan, yang jauh lebih sering dan kurang dibatasi dalam media Amerika Serikat dibandingkan di Inggris.
Di tempat lain
Di Swiss, menyeberang jalan tanpa lampu hijau adalah ilegal dan denda dikenakan.
Di Thailand, musim hujan berlangsung antara Juli dan Oktober, periode badai tropis dan hujan deras yang ekstrem.
Namun, kesalahpahaman bahwa hujan terus-menerus selama berbulan-bulan tidak benar.
Sebaliknya, masa ini ditandai dengan hujan yang singkat tetapi intensif yang datang tiba-tiba dan tidak konsisten.
Baca lebih banyak
- Apakah gaya hidup Australia lebih dari sekadar sinar matahari dan pantai? Temukan perbedaan budaya yang unik yang mungkin mengejutkan warga Inggris yang pindah!
- Apakah kehidupan benar-benar lebih baik bagi warga Inggris yang tinggal di Australia, atau apakah biaya hidup yang lebih tinggi mengurangi impian-impian yang cerah?
- Apa saja kejutan budaya yang membuat seorang warga negara Australia yang tinggal di luar negeri merasa ‘hancur’ di Inggris?
- Apakah kembali ke Amerika Serikat setelah enam tahun di Australia merupakan kejutan budaya yang besar bagi warga Amerika?
- Kebiasaan rumah tangga Amerika apa yang bisa membuat orang Inggris benar-benar terkejut, memicu debat kejutan budaya seperti sebelumnya?




