Naik Bus Wisata Bandung Hanya Rp80 Saat Merdeka

Posted on

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 di Kota Bandung

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia tahun ini berlangsung meriah di Kota Bandung. Pada hari Ahad, 17 Agustus 2025, warga kota memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan berbagai aktivitas yang menarik dan penuh makna. Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah Bus Tour Bandung (Bandros), yang ramai dikunjungi oleh para pengunjung sejak pagi hari.

Puluhan penumpang terlihat antre di Jalan Diponegoro untuk naik Bus Bandros. Setiap bus yang tiba langsung diserbu oleh penumpang karena kapasitasnya yang terbatas, hanya mampu menampung maksimal 20 orang dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Rute yang dilalui oleh bus wisata ini mencakup Jalan Asia Afrika, Braga, Jalan Ir. H. Djuanda atau Dago, dan kembali ke Jalan Diponegoro. Perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit, tergantung kondisi lalu lintas.

Menurut petugas Bandros di lokasi, armada tersebut beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 16.00. Selain itu, dalam rangka Pekan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang digelar Bank Indonesia dan pemerintah Kota Bandung, terdapat tarif khusus bagi penumpang yang menggunakan metode pembayaran QRIS. Tarifnya hanya Rp 80, sesuai dengan usia kemerdekaan Republik Indonesia.

Penumpang dapat melakukan pembayaran dengan memindai kode khusus yang ditempel atau diberikan oleh petugas, kemudian menunjukkan bukti pembayaran. Syaratnya, harga khusus ini hanya berlaku pada hari Ahad, 17 Agustus 2025, dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. “Setiap orang harus memiliki satu QRIS. Jika tidak memiliki, bisa membayar tiket biasa seharga Rp 20 ribu,” ujar petugas tersebut. Lokasi akses Bandros dengan harga khusus hanya tersedia di Alun-alun Bandung dan Jalan Diponegoro seberang Museum Geologi.

Kirab Budaya di Gedung Sate

Tidak jauh dari lokasi Bandros, di Gedung Sate, pemerintah provinsi Jawa Barat menggelar kirab budaya pada hari yang sama. Kirab dimulai pukul 07.00 WIB dari rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Bale Pakuan, menuju Lapangan Gasibu sejauh 3,5 kilometer. Rutenya melintasi Jalan Viaduct, Wastukencana, Jalan Riau, Dago, dan Jalan Diponegoro.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Akhmad Taufiqurrachman menyebut bahwa kirab tahun ini istimewa karena menghadirkan dua kereta kencana. Salah satunya merupakan kereta kencana yang pernah digunakan Istana Negara untuk kirab bendera dari Monas ke Istana Merdeka. Selain itu, komunitas otomotif juga turut serta dengan mengerahkan 17 kendaraan klasik sebagai simbol tanggal kemerdekaan, 45 orang berpakaian adat melambangkan tahun 1945, dan marching band beranggotakan 80 orang mewakili usia kemerdekaan Republik Indonesia.

Konser Simfoni Merah Putih di Plaza Balaikota

Pada hari berikutnya, Senin 18 Agustus 2025, giliran pemerintah Kota Bandung yang merayakan Hari Kemerdekaan dengan konser musik jazz di plaza Balaikota Bandung. Acara bertajuk Simfoni Merah Putih ini akan menampilkan 24 lagu perjuangan dan lagu daerah yang dimainkan oleh Bandung Jazz Orchestra dengan format big band.

Beberapa nama yang tampil antara lain Risa Saraswati, Tiara Effendy, Gail Satiawaki, KSP Singer, dan lain-lain. Konser yang gratis ini akan berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB. Menurut Walikota Bandung Muhammad Farhan, pihaknya sengaja mengundang artis lokal untuk meningkatkan kualitas mereka, termasuk dari kalangan anak-anak, remaja, pegawai negeri, hingga musisi profesional.

Farhan juga memastikan bahwa pihaknya berkomitmen membayar hak cipta sesuai ketentuan jika ada lagu yang mewajibkannya. “Penampilan ini akan didokumentasikan dengan baik dan dilaporkan ke LMKN,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *