,
Jakarta
– Kemarin, tepatnya di tanggal 21 Juni 2025,
Kota Cimahi
telah berdiri dan memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke-24. Perayaan ini ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesadaran Nasional.
Dari Permukiman Tradisional ke Kota Modern
Merangkum informasi dari situs resmi
cimahikota.go.id
, Cimahi berakar dari permukiman masyarakat Sunda pada masa pra-kolonial. Kehidupan masyarakat saat itu didominasi oleh pertanian dan aktivitas perdagangan lokal. Letaknya yang strategis sebagai jalur penghubung antara Bandung dan Cianjur menjadikan wilayah ini penting secara geografis dan ekonomis sejak awal.
Memasuki era kolonial Belanda pada akhir abad ke-19, Cimahi berubah menjadi kota militer. Belanda membangun pos militer, barak, rel kereta api, dan berbagai infrastruktur pendukung lainnya. Transformasi ini menjadikan Cimahi sebagai kota garnisun yang vital. Banyak bangunan peninggalan kolonial masih bertahan hingga kini menjadi jejak sejarah penting kota tersebut.
Setelah Indonesia merdeka, Cimahi terus berperan sebagai wilayah militer dan berkembang sebagai kawasan industri. Hingga tahun 2001, Cimahi masih menjadi bagian dari Kabupaten Bandung. Baru pada 21 Juni 2001, Cimahi ditetapkan sebagai kota otonom berdasarkan UU No. 9 Tahun 2001. Sejak itu, kota ini mengalami kemajuan signifikan dalam hal pembangunan, ekonomi, dan jumlah penduduk.
Sejak tahun 2000, jumlah penduduk Kota Cimahi mengalami lonjakan signifikan dari sekitar 300.000 jiwa menjadi lebih dari 600.000 jiwa pada 2020. Pertumbuhan ini mencerminkan tingkat urbanisasi yang tinggi di wilayah tersebut. Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, pemerintah terus membangun infrastruktur, termasuk perbaikan jalan, pembangunan jembatan, pengembangan jalur kereta api, serta penambahan ruang terbuka hijau dan taman kota. Selain itu, Cimahi juga mulai menerapkan konsep “smart city” melalui pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan efisiensi pemerintahan.
Dinukil dari
CimahiKota
, upacara perayaan HUT ke-24 Kota Cimahi dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota, H. Eddy Rachmat, S.Sos. Dalam kesempatan tersebut, Eddy menyerahkan sejumlah penghargaan di antaranya bantuan pendidikan (beasiswa) bagi siswa yang membutuhkan, dukungan kemitraan untuk pelaku UMKM, bantuan untuk masyarakat berkebutuhan khusus, serta piala penghargaan bagi para pemenang lomba dalam rangka HUT Kota Cimahi.
Rangkaian kegiatan HUT ke-24 Kota Cimahi
1. Upacara
Peringatan HUT ke-24 Kota Cimahi diawali dengan upacara bendera yang untuk pertama kalinya digelar di kawasan Alun-alun Kota Cimahi. Tema yang diangkat adalah Kebudayaan dan Kebangsaan, mencerminkan keberagaman suku, etnis, dan agama di Cimahi sebagai miniatur NKRI. Upacara dilakukan kemarin, Sabtu pagi.
2. Sidang Paripurna
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna di Kantor DPRD Kota Cimahi yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi direncanakan hadir dalam agenda resmi ini sebagai bagian dari perayaan hari jadi Cimahi.
3. Hiburan
Bersamaan dengan kegiatan upacara dan sidang paripurna, digelar pula hiburan rakyat di area Kantor Pemerintahan Kota Cimahi. Acara mencakup pertunjukan seni dari Dinas Pendidikan, kesenian debus, panggung artis lokal, bazar UMKM, dan berbagai pertunjukan budaya lainnya.
4. Malam Puncak
Puncak peringatan HUT ke-24 berlangsung pada malam hari di Taman Plaza Rakyat mulai pukul 19.00 WIB. Acara menampilkan wayang golek dan wayang kulit oleh Ki Dalang Bhatara Sena Sunandar, dilanjutkan pertunjukan Opera van Cimahi serta konser musik oleh Triad feat Ifan Seventeen dan Happy Asmara. Kegiatan berakhir semalam pukul 22.00 WIB.
5. Cimahi Happy Run
Sebagai penutup rangkaian, digelar Cimahi Happy Run di Lapangan Rajawali pada Minggu, 22 Juni 2025. Ini merupakan event lari pertama dalam sejarah Kota Cimahi, menandai penutupan meriah rangkaian perayaan ulang tahun ke-24 kota tersebut.
Kota Cimahi
kini telah tumbuh dan berkembang sebagai kota mandiri yang dinamis dengan komitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan berkelanjutan, serta kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera.




